URINE KELINCI DAN PENGGUNAANYA

Standar

PADI

padi

padi

DAHSYATNYA  URIN  KELINCI  ( HASIL  LITBANG  PRESTASI  INDONESIA)

Unit Penelitian dan pengembangan Prestasi Indonesia  selama tiga tahun , telah menunjukkan yang signifikan dalam pemanfaatan urine  kelinci Tahukah, bahwa urine (air kencing) kelinci mempunyai kedahsyatan dalam tanaman. Pengalaman Prestasi Indonesia dalam mengembangkan kegunaan urine kelinci untuk tanaman adalah : Tanaman padi diberikan urin kelinci yang diberi bakteri (menbuat bakteri sendiri) dapat meningkatkan hasil produktif  padi yang tinggi dan  tanaman tahan terhadap   serangan  hama dan penyakit. Produk  dari hasil  tanaman padi ini dapat meningkat lebih dari 20 % dari biasanya, bahkan dalam penanaman sama sekali tidak menggunakan pupuk kimia maupun pengobatan dengan kimia, murni mengandalkan air kencing kelinci. Kualitas beras lebih bersih, lebih putih, lebih empuk dan bila dikonsumsi cenderung rasa kita lebih awet  kenyang, serta  terasa  fit dalam badan.

Sumber : www.prestasikelinci.wordpress.com

padi

padi

Lain lagi di PURWOREJO – Setelah sekitar setahun mengadakan uji coba, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ternak Kelinci Maju Mapan meresmikan produk home industry pupuk organik berupa urine hewan kelinci maupun kambing dan kompos inthil (kotoran kambing dan kelinci).

Home isdustry pupuk di Desa Plipir tersebut merupakan gabungan kelompok tani dari Desa Plipir, Tlogoguwo, dan Somongari, serta diresmikan oleh Ketua DPRD Purworejo Angko Setiyarso Widodo, Selasa sore (25/3). Menurut salah seorang anggota Gapoktan Maju Papan, Linggar Dianto (45), produksi kompos dari inthil maupun urine kelinci ini sudah berlangsung sejak setahun lalu. Namun waktu itu diproduksi di kelompok tani masing-masing desa dan untuk kebutuhan sendiri. Agar kualitas terkontrol dan hasilnya bisa dimanfaatkan petani lain, maka tiga kelompok tani dari tiga desa tersebut bersatu dengan Gapoktan Maju Papan di Desa Plipir dengan anggota seluruhnya 30 orang. Walau baru menggunakan peralatan mesin penggiling sederhana, sore kemarin mulai mencoba memproduksi pupuk kompos inthil. Caranya inthil tersebut digerus dalam mesin penghancur. Setelah halus dicampur dengan sampah dan daun-daunan serta dicampur mikroorganisme. Setelah itu dibiarkan selama kurang lebih satu bulan untuk proses fermentasi. Untuk inthil yang lama prosesnya bisa cepat, namun untuk inthil yang masih baru prosesnya cukup lama. Sedang untuk urine kelinci maupun kambing juga dicampuri bakteri pengurai untuk fermentasi. Prosesnya kalau untuk urine bisa 3-4 hari sudah jadi pupuk organik. Dalam pemupukan untuk urine dicampur air perbandingannya satu banding 25 untuk tanaman berusia muda. Sedang tanaman usia tua satu banding 15. Petani mandiri “Untuk pupuk organik ini selain untuk kebutuhan anggota juga akan kita jual kepada masyarakat petani yang membutuhkan dengan harga murah,” ujarnya. Sementara itu Ketua DPRD Purworejo Angko Setiyarso Widodo menyambut baik atas diproduksinya pupuk organik di Desa Plipir. Petani diharapkan tidak lagi tergantung pada pabrik. “Mulai sekarang kita harus menjaga lingkungan dan ekosistem. Gapoktan Maju Papan sudah mengawali membuat pupuk yang ramah lingkungan. Kemarin kita sudah berusaha membuat benih sendiri melalui padi MSP, kini sudah mulai memproduksi pupuk organik sendiri, harapannya pestisida pun kalau bisa dibuat sendiri, termasuk mesin-mesin pertaniannya. Ini namanya petani mampu mandiri, tidak tergantung pabrik dan kapitalisme, ” ujarnya. Menurutnya, pemerintah harus bisa memfasilitasi teknologi kepada para petani. Termasuk menjaga stabilitas harga ketika masa panen tiba. Jadi tidak hanya sekadar memberi bantuan saja, karena itu namanya pembodohan. “Mari kita sejahterakan petani, kembalikan budaya tani pada awal mulanya. Beri mereka ilmu pengetahuan dan kepintaran pada petani,” katanya.

Sumber : http://www.tempointeraktif.com

SINGKONG

singkong

singkong

Suatu eksperimen yang di lakukan pada tahun 2007. Eksperimen tersebut sebagai pembuktian bahwa kotoran dan urine kelinci merupakan pupuk organik  yang luar biasa. Pada tahun tersebut penulis (www.anneahira.com ) mempunyai  seekor kelinci tapi kotorannya cukup  banyak . Penulis menanam singkong di kebun dengan luas sekitar 400 meter persegi. Sebagian diberi pupuk organic dari kotoran kelinci dan sebagian tidak diberi apa-apa. Pemupukan dilakukan 2 kali sebulan. Saat masa panen datang , singkong yang diberi pupuk pupuk organic umbinya besar-besar. Satu umbi  bisa mempunyai  panjang 60 cm dan berat 5 kg. Sementara itu, pohon yang tidak diberi pupuk, umbi singkongnya tidak terlalu besar. Jadi, jika ada teori yang mengatakan bahwa pupuk organik dari kotoran kelinci sangat top markotop, benar  adanya.

Sumber : www.anneahira.com

KENTANG

kentang

kentang

[JAMBI] Para petani kentang di Kecamatan Kayuaro, Kabupaten Kerinci, Jambi, menggunakan urine (air kencing) ternak kelinci sebagai pengganti pestisida. Urine kelinci itu disemprotkan ke tanaman untuk membasmi hama. Uji coba penggunaan anti hama alam itu dilakukan petani akibat kesulitan modal membeli pestisida. Demikian dikatakan Ketua Kelompok Tani Karya Mandiri, Kayuaro, Bambang Trianto, pada pertemuan dengan Gubernur Jambi, H Zulkifli Nurdin, di Kayuaro, Senin (12/5). Menurut Bambang, penggunaan urine kelinci untuk membasmi hama tersebut baru digunakan para anggota kelompok tani yang dipimpinnya dua bulan ini. Pembasmi hama alternatif mampu menyelamatkan kentang dari serangan hama daun. Karena itu, pembasmi hama dari urine kelinci akan dikembangkan ke seluruh petani di daerah itu. Para petani kentang di Kayuaro juga kini menggunakan pupuk kandang akibat sulitnya mendapatkan pupuk anorganik. Peng- gunaan pupuk kandang itu tidak berpengaruh banyak terhadap penurunan produksi. “Kami sudah dua tahun menggunakan pupuk kandang dari kotoran ternak sapi dan ayam untuk pupuk tanaman kentang. Hasil panen cukup memuaskan. Dari penanaman 100 kilogram (kg) kentang, bisa diperoleh hasil 2,4 ton,” katanya.

Sumber  : Suara Pembaruan Daily ( 13/5/08 )

MENTIMUN, KACANG PANJANG, GAMBAS DAN CABAI

mentimun

mentimun

Urin kelinci berdasarkan penelitian (Reiyasa, et. Al.,2004) berpotensi sebagai pupuk organik yang bagus besar dan belum banyak diaplikasikan petani adalah limbah dari urine kelinci. Air kencing ini diduga mengandung unsur hara yang baik sebab mampu merangsang pertumbuhan dengan baik. urine kelinci ini ditengarai mempunyai kandungan unsur makro dan mikro yang baik bagi tanaman maka perlu dilakukan pengkajian terhadap peluang pemanfaatan pupuk cair sebagai alternatif pengganti pupuk kimiawi NPK.

kacang panjang

kacang panjang

Demikian juga kotorannya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bermutu tinggi. Peternak di Magelang telah memanfaatkan urin dan kotoran kelinci sebagai pupuk . Hasil uji coba, pupuk cair berbahan baku urin kelinci dapat meningkatkan hasil tanaman mentimun, kacang panjang, gambas dan cabai sebesar 20-100 %. ( Brahmantiyo et al, 2005).

gambas

gambas

Dalam melakukan pemupukan agar diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman yang baik maka faktor yang sangat penting untuk diperhatikan adalah dosis dan waktu aplikasi yang tepat. Pemberian pupuk yang tidak tepat baik dosis maupun aplikasinya kurang memberikan hasil yang optimal. Kedua hal tersebut terkait erat dengan faktor fisiologi tumbuhan dan perkembangan tanaman. Selain itu menurut Marsono dan Paulus Sigit (2001) dosis yang tidak tepat juga berdampak negatif pada tanah dan lingkungan. Perubahan struktur, reaksi kimia dan kehidupan biologis tanah menjadi tidak menguntungkan bagi tanaman.

cabai

cabai

Sumber : http://www.fiyahrose88.blogspot.com

UJI COBA SEDERHANA

Pupuk urine diencerkan dengan menambahkan air, perbandingan 1 bagian pupuk urin : 1 bagian air, kemudian semprotkan pada daun tanaman. Untuk tanaman hias pengenceran dapat dilakukan dengan perbandingan 1 bagian pupuk urine : 10 bagian air. Untuk tanaman hias pemberian pupuk seminggu sekali sudah cukup, pemberian sebaiknya dilakukan sekitar jam 09.00 – 10.00 karena pada saat itu stomata daun sedang terbuka.

ujisederhanakompos

ujisederhanakompos

Cara sederhana menguji pupuk kimia, pupuk organik, dan pupuk hayati. (A) kontrol, tanpa pemupukan sama sekali. Tanaman terlihat sangat merana. (B) Diberi pupuk kimia, tanaman tetap merana meskipun tumbuh lebih baik. (C) Diberi pupuk organik lain. Hasilnya jauh lebih baik. (D) Diberi pupuk cair organik Tumbuhnya paling baik.

Sumber : www.kelinci-wongkito.blogspot.com

Bagaimana dengan Uji Coba di Kebun Kelinci ?

Berikut adalah tanaman-tanaman yang menggunakan Pupuk Organik Cair dari Urine Kelinci

CABAI

Pertumbuhan cabe lebih cepat jika menggunakan urine kelinci

Pertumbuhan cabe lebih cepat jika menggunakan urine kelinci

PEPAYA

pepaya menggunakan pupuk urine kelinci

pepaya menggunakan pupuk urine kelinci

TOMAT

BELIMBING

Belimbing yang menggunakan pupuk cair urine kelinci

Belimbing yang menggunakan pupuk cair urine kelinci

JAMBU

ANGGUR

ANGGREK

Anggrek yang ada di pohon mangga

Anggrek yang ada di pohon mangga

KAMBOJA

MELATI

LIDAH BUAYA

KEMITIR

Kemitir ini melebihi pagar tembok yang tingginya 1 meter

Kemitir ini melebihi pagar tembok yang tingginya 1 meter

KEMANGI

DAUN SIRIH

Daun sirih yang tumbuh lebat

Daun sirih yang tumbuh lebat

Dan Tanaman-tanaman bunga yang ada di depan rumah

About these ads

24 responses »

  1. om mw tanya dosis urin kelinci yang baik untuk d aplikasikan k tnaman gmna,, urin kelinci murni y, saya ingin melakukan penlitian dgn mnggunakan urin dengan perbandingan dosis,

    • Untuk menghasilkan pupuk cair urine yang baik harus melakukan berbagai serangkaian percobaan dan penelitian. Untuk dosisnya tergantung bahan apa saja yang akan dicampurkan tapi jika murni urine kelinci kami belum pernah mencobanya. Selama ini kami menggunakan campuran em4,molase/larutan gula,bakteri positif dan hasilnya luar biasa.
      Terima kasih

    • Dosis larutan EM4 bisa sesuai dgn aturan yang tertera pada label EM4 dan Larutan gula/tetes tebu/molase maximal 10 % dari keseluruhan volume urine kelinci yang difermentasi agar proses fermentasi optimal.
      Terima kasih.

  2. untuk tanaman padi di beri urine kelinci dan di beri BAKTERI ( BAKTERI MEMBUAT SENDIRI ).. bisa di jelaskan secara singkat maksud dari ” membuat bakteri sendiri ”…

    • Prestasi Indonesia menggunakan “campuran” berbagai macam bakteri positif yang menguntungkan untuk campuran pupuk cair urine kelinci. Nah, “campuran” tersebut khusus dibuat oleh ahli bakteri Prestasi Indonesia jadi tidak ada di pasaran.
      Terima kasih.

  3. Penggunaan Kompos untuk Tanaman,,Sangat meningkatkan Hasil Panen Bagi Para Petani,,Di ds’ Suangai Asam Paling Bnyak Pupuk Kompos,Karna Rata2 Penduduknya memelihara Sapi/tenak,
    “Syngnya Pupuk Kompos tak Bnyka di Mnfa’atkan Oleh petani setempat.

    • Apa yang Anda sampaikan memang benar. Ketergantungan Petani terhadap pupuk kimia sangat tinggi. Perlu adanya sosialisasi penggunaan pupuk kompos yang murah dan alami kepada Petani agar sedikit demi sedikit Petani menggunakan pupuk kompos dan mengurangi penggunaan pupuk kimia untuk tanamannya.
      Semoga suatu saat banyak Petani yang menggunakan pupuk kompos untuk tanamannya.
      Semoga sukses dan terima kasih.

    • Apa yang Anda sampaikan memang benar. Ketergantungan Petani terhadap pupuk kimia sangat tinggi. Perlu adanya sosialisasi penggunaan pupuk kompos yang murah dan alami kepada Petani agar sedikit demi sedikit Petani menggunakan pupuk kompos dan mengurangi penggunaan pupuk kimia untuk tanamannya.
      Semoga suatu saat banyak Petani yang menggunakan pupuk kompos untuk tanamannya.
      Semoga sukses dan terima kasih.

      • tanya mas, kelinci saya nafsu makannya berkurang cenderung tidak mau makan dan kelihatan murung serta seperti ketakutan bahkan sampai mati 2 ekor, apakah ini termasuk penyakit dan apa obatnya? makasih sebelumnya.

      • Jika murung terlebih ketakutan bahkan sampai mati biasanya dikarenakan stress yang menyebabkan kelinci tidak mau makan akhirnya kurus lalu mati.
        Jika nafsu makan berkurang berikan madu atau gula merah hingga nafsu makannya bertambah.
        Semoga masalahnya bisa segera diatasi.
        Terima kasih.

  4. Mas, rumah saya Nguntoronadi magetan kidul’e takeran…
    .bru mulai ternak kelinci, bru 2blan udh 2klnci yg mati…
    .niat mo sambang ke rumah pean, alamatnya mna mas….
    .ato biar lbih mudah ksnanya mas’ya, bsa mnta nomer hp pean…
    085736462364 ni nomer saya…
    .terimaksih sblum’e…

  5. uji coba penggunaan tanaman, telah kami coba untuk media tanaman jahe, hasinya luar biasa. lebih cepat tumbuh dan banyak menghasilkan rimpang. ( Kelompok Budidaya Jahe Organik ” RINJANIS” )

    • Alhamdulillah, memang urine kelinci kaya akan NPK yang terbukti bagus untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Di Kebun Kelinci juga demikian, semua tanaman yang menggunakan urine kelinci pertumbuhan dan perkembangannya lebih cepat dari tanaman yang tidak pakai. Semoga pertanian organik segera berkembang ke seluruh nusantara dan menghasilkan produk-produk pertanian yang sehat dan bebas dari bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Salam dan semoga sukses.

  6. assalamua’laikum
    smoga bsa lbih skses usahanya,
    salam kenal mas, saya luthfi dr bandung.
    sya sngat antusias sekali dngan artkelnya, klo boleh sya mnta penjelasannya tentang penerapan urine kelinci trhadap tanaman padi secra lbih spesfik dan rinci, intinya yng ingn sya ktahui lbih ke periode pmbrian urine trhadap padi serta dosis yng d brikan sesuai dngan usia padi itu sendiri.
    Terimakasih

    • Wa’alaikumsalam…untuk saat ini belum ada acuan dasar karena sifatnya organik maka setiap petani berbeda-beda cara pemakaiannya dan berbeda-beda formulasi campuran bahan-bahan organik lainnya. Ada yang hanya menyemprotkan setiap 2 minggu sekali sejak tanam, ada yang setiap 1 minggu sekali, ada yang hanya disemprotkan beberapa hari sebelum keluar malai dan masih banyak lagi cara-cara pemberian urine kelinci pada tanaman padi.
      Semoga bisa dipahami dan sukses berbudaya padi organik. Terima kasih.

  7. Ping-balik: pestisida maut dari urine kelinciKampung Wisata Sekolah Sentulfresh

    • Terima kasih masukannya. Sedikit meluruskan bahwa tidak ada masalah menggunakan kotoran kelinci yang pakan utamanya pellet/konsentrat (tidak menggunakan tumbuh-tumbuhan segar). Sudah kami buktikan dan alhamdulilah hasilnya sangat memuaskan.
      Terima kasih dan semoga sukses.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s