CARA MENGEMBANGKAN KELINCI PEDAGING

Kehabisan bahan baku daging kelinci…Itulah alasan yang sering di lontarkan oleh para pedagang olahan daging kelinci ketika ditanya kenapa tidak jualan lagi, ironis bukan ? Disaat olahan daging kelinci menjadi menu special di restoran, hotel, rumah makan maupun di tempat-tempat wisata tertentu yang sangat di gemari dan diburu oleh masyarakat berbagai kalangan ternyata bahan baku dari daging kelinci tersebut masih jauh dari kata cukup untuk mencukupi permintaan pasar.

bahan baku daging kelinci
bahan baku daging kelinci

Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan produksi daging kelinci dari mulai mendatangkan kelinci pedaging  unggul dari luar negeri ( yang produksi dagingnya bisa 2x sampai 3x lipat dari kelinci local Indonesia ), memperbanyak indukan yang produktif, mencetak peternak kelinci handal hingga tidak menjual kelinci anakan ( karena banyak kelinci yang mati apabila dijual anakan dan tentunya menghentikan regenerasi dan menghambat produksi indukan berikutnya ).

Perlu adanya kerjasama berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini. Kalau dulu Presiden Soeharto memberikan kelinci dari luar negeri secara cuma-cuma kepada para petani untuk diternakkan, namun saat itu minat masyarakat untuk mengembangkan kelinci sangat minim dan jumlah pemberdaya kelinci masih sangat sedikit jadi sampai sekarang perkembangan kelinci di Indonesia masih lambat.

Cara-cara mengembangkan kelinci  antara lain :

  1. Investasi ternak kelinci adalah mengeluarkan sejumlah uang atau menyimpan uang pada peternakan kelinci  dengan harapan suatu saat mendapat keuntungan. Jenis  investasi yang biasa digunakan adalah investasi bagi hasil keuntungan antara investor ( pemilik uang ) dengan peternak kelinci.
  2. Gaduh kelinci artinya seseorang diberi kelinci oleh orang lain untuk dipelihara lalu keuntunganya dibagi dua ( biasanya anak dari kelinci yang diberikan untuk dipelihara ) atau si pemelihara  kelinci mengembalikan sejumlah kelinci sama seperti pemberian sebelumnya.
  3. Petani binaan ( 1 peternak besar membawahi  beberapa peternak kecil ) yang tujuan utamanya adalah meyediakan stock kelinci untuk kebutuhan peternak besar itu sendiri.
  4.  Ternak kelinci sistem plasma ( 1 pemilik tapi dipelihara oleh beberapa peternak/karyawan di tempat yang berbeda ) yang dimaksudkan untuk mempermudah pengelolaan  kelinci.
  5.  Ada juga yang secara bersama-sama membuat sebuah kelompok ternak kelinci yang masing-masing anggotanya mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda untuk sebuah tujuan bersama ( cara ini lebih cepat berkembang karena dikerjakan bersama-sama ).
  6. Koperasi kelinci ( sudah pernah ada )didirikan untuk membantu para peternak kelinci yang kesulitan modal maupun pemasaran agar harga kelinci dipasaran tidak dipermainkan. Disini dipertemukan antara investor dan peternak kelinci skala kecil dan sedang.
  7. Bank kelinci sebagaimana bank-bank pada umumnya namun dikhususkan untuk pengembangan kelinci skala besar. Disini juga dipertemukan antara investor dan peternak namun skala besar dengan adanya kepastian hukum. Bank ini juga bisa sebagai penyedia kelinci untuk seluruh wilayah Indonesia. Dengan pengelolaan yang professional bank ini juga mampu melakukan cara-cara mengembangkan kelinci seperti di atas ( poin 1-6 ) secara terpadu. Memang saat ini belum ada Bank Kelinci tapi tak ada salahnya jika suatu saat muncul menjadi sebuah bank professional berstandart nasional . Kalau bank mata,bank sperma dan bank sampah saja bisa didirikan dengan sistem yang sedemikian rupa, lalu bagaimana dengan  bank kelinci ?

Mohon masukannya jika ada cara lain maupun cara baru untuk sama-sama mengembangkan kelinci pedaging di Indonesia.

Peternakan kelinci di Cina sudah menjadi sebuah industri yang mensejahterakan masyarakat
Peternakan kelinci di Cina sudah menjadi sebuah industri yang mensejahterakan masyarakat

Bagi siapa saja yang ingin bekerja sama mengembangkan kelinci bersama Kebun Kelinci bisa menghubungi Prehad Handoko ( Rabbit Entrepreneur ) di nomor  0856 4956 1319 atau via email prehadz@yahoo.co.id dan silahkan datang langsung ke peternakan kelinci di Desa Bukur rt.12 rw.04 Kec.Jiwan Kab.Madiun.

Iklan

CARA BELAJAR PREHAD HANDOKO UNTUK MENGEMBANGKAN KELINCI

Berbagai cara dilakukan Prehad Handoko dalam mempelajari ilmu perkelincian. Dari belajar ke peternak kelinci yang ada di Madiun dan sekitarnya, mengikuti pelatihan ternak kelinci di Klaten hingga berkunjung ke peternakan kelinci di Lembang dan Ciwidey kota Bandung. Dari sekedar bertanya-tanya, melihat-lihat, bahkan berbincang-bincang  seputar kelinci dari malam sampai pagi ( bersama  peternak kelinci yang sudah berpengalaman dan sukses ) pun pernah dilakoni. Memang dengan bertanya kita kelihatan bodoh selama beberapa menit namun tanpa bertanya kita akan bodoh selamanya.

pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian kelinci
pembedahan untuk mengetahui penyebab kematian kelinci

Dengan belajar langsung ke peternak yang sudah sukses dan berpengalaman, kita dapat “mempercepat” proses pembelajaran yang akan kita alami. Mengetahui  ”trial and error“  yang pernah dialami peternak sukses lalu menghindarinya. Satu lagi yang  penting adalah bagaimana para peternak sukses mampu berpuluh-puluh tahun beternak kelinci dengan penuh kesabaran,ketekunan dan keyakinan bahwa kelinci memiliki potensi yang luar biasa untuk masa depan.

Sebagai seorang Rabbit Entrepreneur, Prehad Handoko akan terus mempelajari semua hal yang terkait dengan kelinci. Baik dari kelinci itu sendiri hingga hal-hal di luar kelinci namun masih terkait dengan kelinci. Belajar kepada pengusaha-pengusaha yang tidak berkecimpung di dunia perkelincian pun sangat ditekankan karena dari situlah muncul berbagai ide yang sangat berguna untuk mengembangkan perkelincian di Indonesia.

Dengan kecanggihan tekhnologi saat ini, sangat mudah untuk belajar dalam hal apapun apalagi kelinci. Berbagai artikel dan liputan seputar kelinci bertebaran di internet dan media masa lainnya. Namun percayalah bahwa antara peternak satu dengan peternak lainnya tidak 100 % sama cara beternaknya walaupun sama-sama sukses beternak kelinci. Jadi tetapkan tujuan, lakukan berbagai cara dan terus semangat belajar tiada henti. Yakinlah pada-Nya, pasti ada jalan dan semua akan baik-baik saja.

Prehad Handoko ( Rabbit Entrepreneur )
Prehad Handoko ( Rabbit Entrepreneur )

Prehad Handoko akan terus belajar demi kemajuan perkelincian di Indonesia. Kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun.  Kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan. Arahan dan bimbingan dari siapapun akan diterima dengan senang hati.

PSIKOLOGI TERNAK KELINCI

Psikologi ternak kelinci pertama kali dikemukakan oleh  Bapak Mutasim Fakkih, Peternak kelinci pedaging terbesar di Indonesia. Dari pengalamannya beternak kelinci sejak tahun 1984, Beliau menyimpulkan bahwa 60 % faktor dari kesuksesan beternak kelinci adalah pikologi ternak kelinci.

kelinci sehat
kelinci sehat

Sebenarnya  psikologi ternak kelinci yang dimaksud itu apa ?

Tahukah Anda bahwa kelinci merupakan hewan yang aktifitasnya pada malam hari dan istirahat pada siang hari ? Lalu apa yang terjadi jika ada kunjungan ke kandang  di siang hari yang pada saat tersebut kelinci sedang tidur / istirahat ?

Tahukah Anda bahwa kelinci merupakan hewan yang cepat sehat tapi juga cepat sakit bahkan cepat mati ? Pernahkah Anda mengalami kematian kelinci mendadak tanpa ada tanda-tandanya ?

Tahukah Anda bahwa sikap terburu-buru yang kita lakukan ketika mengelola kelinci mempengaruhi  kesehatan kelinci ? Dari survey yang dilakukan Prehad Handoko terhadap para peternak kelinci yang sukses membuktikan  bahwa semakin santai semakin sukses … Anda tidak  percaya ? Buktikanlah !!!

kelinci holand lop yang sehat
kelinci holand lop yang sehat

Prehad Handoko setelah mengikuti pelatihan ternak kelinci di tempat Bapak Mutasim Fakkih mendapat ilmu ternak kelinci yang sangat berharga yaitu Psikologi Ternak Kelinci. Berikut adalah contoh penyakit pada kelinci yang sering muncul dilihat dari segi Psikologi Ternak Kelinci :

Kembung

Tingkat emosional dalam melakukan pekerjaan di kelinci jangan tergesa-gesa, kemrungsung dan informasi jangan ditelan mentah-mentah terutama dari peternak yang belum punya pengalaman. Jangan memaksakan kehendak.

Scabies ( Gudig / Korengan)

Tingkat kebersihan jiwa perlu diperbaiki, berpikir yang negative dalam penilaian kepada orang lain, Jangan mendekat ke kandang jika jiwa atau badan kotor ( mandi sebelum masuk ke kandang akan lebih bermakna ), Jangan berambisi yang berlebihan.

Kematian Brindil ( anak kelinci )

Jangan suka mempercepat pekerjaan segera selesai, Jangan terburu-buru untuk mengerjakan pekerjaan lain sebelum pekerjaan yang sedang dikerjakan belum tuntas. Biasakan emosionalnya di jaga. Segala sesuatu sudah ada takdirnya.

Luka Luar ada Belatung

Jangan suka mempunyai ambisius yang tidak wajar tetapa cita-cita tetap menjadi pemacu ke arah yang positif.

Bulu Rontok

Jangan suka marah-marah atau memendam masalah dengan anggota keluarga ( anak, istri, suami, atau personil yang ada di dalam satu rumah ).

Penggundulan pada Kulit

Tingkat emosional yang menggebu-gebu, Maunya kelinci cepat menghasilkan / berkembang. Membri pakan tidak kontinyu, jumlah kadang banyak kadang sedikit tergantung emosional saat itu.

Kematian Induk Mendadak

Jangan mendekat pada kelinci setelah  anda melakukan hubungan suami istri dan belum mandi. Usahakan setiap ke kandangdalam keadaan bersih, yang masih jejaka / gadis jangan suka mengkhayal pada lawan jenis.

Kelumpuhan

Hilangkan kesombongan , merasa mampu, segala sesuatu bisa diselesaikan sendiri, terutama pada anggota keluarga dan Jangan suka “se-mau gue” .

Mencret

Hati-hati emosional apa yang dilakukan merasa benar, tidak menerima saran / merasa yang paling benar dalam melakukan tindakan / keputusan

Induk sulit Bunting

Perlu adanya sifat sabar pada pemilik / anak kandang ( yang mengurus kelinci sehari-hari ), jangan suka pamer apa yang dikerjakan / apa yang dikelolanya. Hindari sifat kemrungsung agar cepat kaya.

Bunting lalu Hilang

Perlu sikap yang wajar, jangan suka pilih kasih dan semua makhluk Tuhan adalah sama.

Keguguran

Jangan irit, medit. Sikap peduli pada orang lain perlu di budidayakan. Banyaklah beramal pada orang lain.

Usaha Beternak selalu Gagal

Berbaik-baiklah pada orang tua dan mertua, minta ampun pada keduanya dan jalin hubungan lebih baik dengan kasih sayang sama istri / suami.

Pilek

Pengaruh niatan yang berbeda misalnya niat untuk belajar atau berkkunjung namun berkunjung namun seolah-olah sudah berpengalaman. Masukkan dari peternak lain tidak sepandai apa yang kita sampaikan.

Mata Berair

Segala sesuatu kadang yang dilakukan negative thinking ( berprasangka buruk ) memandang sebelah mata tanpa ada data/fakta yang mendukung.

Kutuan

Berpikirlah yang positif (positive thinking ). Jagalah kebersihan hati dan perkataan kita dari hal yang tidak baik ( kejelekan, larangan negara dan agama ).

Kurus Kering

Berbuatlah adil, bukan yang baru disenagi selalu diprioritaskan  sementara yang lama di acuhkan. Kesopanan di utamakan daripada ketamakan.

Feses Kecil ( tidak normal )

Suka membesar-besarkan masalah padahal itu tidak penting, bukan urusannya tapi ingin mencampuri atau memberi saran / bantuan.

Testis Mengkerut

Suka mengabaikan segala sesuatu karena dianggap tidak penting padahal itu dibutuhkan orang lain / keluarga.

Kelinci tiba-tiba tidak mau Makan

Sikap kita yang mendholimi pada kelinci membuat kelinci tidak nyaman. Kelinci suka diremehkan orang lain.

kelinci yang sehat dapat dilihat dari tingkah lakunya
kelinci yang sehat dapat dilihat dari tingkah lakunya

Percaya atau tidak itu terserah kita, Namun waktu dan pengalaman lah yang membuktikan itu semua. Untuk mengetahui lebih banyak lagi dan detailnya bisa menghubungi Bpk Mutasim Fakkih di nomor  0818930092 dan bisa mengunjungi alamat websitenya :  www.prestasikelinci.wordpress.com dengan alamat email : si_prestasi@yahoo.co.id