PSIKOLOGI TERNAK KELINCI

Psikologi ternak kelinci pertama kali dikemukakan oleh  Bapak Mutasim Fakkih, Peternak kelinci pedaging terbesar di Indonesia. Dari pengalamannya beternak kelinci sejak tahun 1984, Beliau menyimpulkan bahwa 60 % faktor dari kesuksesan beternak kelinci adalah pikologi ternak kelinci.

kelinci sehat
kelinci sehat

Sebenarnya  psikologi ternak kelinci yang dimaksud itu apa ?

Tahukah Anda bahwa kelinci merupakan hewan yang aktifitasnya pada malam hari dan istirahat pada siang hari ? Lalu apa yang terjadi jika ada kunjungan ke kandang  di siang hari yang pada saat tersebut kelinci sedang tidur / istirahat ?

Tahukah Anda bahwa kelinci merupakan hewan yang cepat sehat tapi juga cepat sakit bahkan cepat mati ? Pernahkah Anda mengalami kematian kelinci mendadak tanpa ada tanda-tandanya ?

Tahukah Anda bahwa sikap terburu-buru yang kita lakukan ketika mengelola kelinci mempengaruhi  kesehatan kelinci ? Dari survey yang dilakukan Prehad Handoko terhadap para peternak kelinci yang sukses membuktikan  bahwa semakin santai semakin sukses … Anda tidak  percaya ? Buktikanlah !!!

kelinci holand lop yang sehat
kelinci holand lop yang sehat

Prehad Handoko setelah mengikuti pelatihan ternak kelinci di tempat Bapak Mutasim Fakkih mendapat ilmu ternak kelinci yang sangat berharga yaitu Psikologi Ternak Kelinci. Berikut adalah contoh penyakit pada kelinci yang sering muncul dilihat dari segi Psikologi Ternak Kelinci :

Kembung

Tingkat emosional dalam melakukan pekerjaan di kelinci jangan tergesa-gesa, kemrungsung dan informasi jangan ditelan mentah-mentah terutama dari peternak yang belum punya pengalaman. Jangan memaksakan kehendak.

Scabies ( Gudig / Korengan)

Tingkat kebersihan jiwa perlu diperbaiki, berpikir yang negative dalam penilaian kepada orang lain, Jangan mendekat ke kandang jika jiwa atau badan kotor ( mandi sebelum masuk ke kandang akan lebih bermakna ), Jangan berambisi yang berlebihan.

Kematian Brindil ( anak kelinci )

Jangan suka mempercepat pekerjaan segera selesai, Jangan terburu-buru untuk mengerjakan pekerjaan lain sebelum pekerjaan yang sedang dikerjakan belum tuntas. Biasakan emosionalnya di jaga. Segala sesuatu sudah ada takdirnya.

Luka Luar ada Belatung

Jangan suka mempunyai ambisius yang tidak wajar tetapa cita-cita tetap menjadi pemacu ke arah yang positif.

Bulu Rontok

Jangan suka marah-marah atau memendam masalah dengan anggota keluarga ( anak, istri, suami, atau personil yang ada di dalam satu rumah ).

Penggundulan pada Kulit

Tingkat emosional yang menggebu-gebu, Maunya kelinci cepat menghasilkan / berkembang. Membri pakan tidak kontinyu, jumlah kadang banyak kadang sedikit tergantung emosional saat itu.

Kematian Induk Mendadak

Jangan mendekat pada kelinci setelah  anda melakukan hubungan suami istri dan belum mandi. Usahakan setiap ke kandangdalam keadaan bersih, yang masih jejaka / gadis jangan suka mengkhayal pada lawan jenis.

Kelumpuhan

Hilangkan kesombongan , merasa mampu, segala sesuatu bisa diselesaikan sendiri, terutama pada anggota keluarga dan Jangan suka “se-mau gue” .

Mencret

Hati-hati emosional apa yang dilakukan merasa benar, tidak menerima saran / merasa yang paling benar dalam melakukan tindakan / keputusan

Induk sulit Bunting

Perlu adanya sifat sabar pada pemilik / anak kandang ( yang mengurus kelinci sehari-hari ), jangan suka pamer apa yang dikerjakan / apa yang dikelolanya. Hindari sifat kemrungsung agar cepat kaya.

Bunting lalu Hilang

Perlu sikap yang wajar, jangan suka pilih kasih dan semua makhluk Tuhan adalah sama.

Keguguran

Jangan irit, medit. Sikap peduli pada orang lain perlu di budidayakan. Banyaklah beramal pada orang lain.

Usaha Beternak selalu Gagal

Berbaik-baiklah pada orang tua dan mertua, minta ampun pada keduanya dan jalin hubungan lebih baik dengan kasih sayang sama istri / suami.

Pilek

Pengaruh niatan yang berbeda misalnya niat untuk belajar atau berkkunjung namun berkunjung namun seolah-olah sudah berpengalaman. Masukkan dari peternak lain tidak sepandai apa yang kita sampaikan.

Mata Berair

Segala sesuatu kadang yang dilakukan negative thinking ( berprasangka buruk ) memandang sebelah mata tanpa ada data/fakta yang mendukung.

Kutuan

Berpikirlah yang positif (positive thinking ). Jagalah kebersihan hati dan perkataan kita dari hal yang tidak baik ( kejelekan, larangan negara dan agama ).

Kurus Kering

Berbuatlah adil, bukan yang baru disenagi selalu diprioritaskan  sementara yang lama di acuhkan. Kesopanan di utamakan daripada ketamakan.

Feses Kecil ( tidak normal )

Suka membesar-besarkan masalah padahal itu tidak penting, bukan urusannya tapi ingin mencampuri atau memberi saran / bantuan.

Testis Mengkerut

Suka mengabaikan segala sesuatu karena dianggap tidak penting padahal itu dibutuhkan orang lain / keluarga.

Kelinci tiba-tiba tidak mau Makan

Sikap kita yang mendholimi pada kelinci membuat kelinci tidak nyaman. Kelinci suka diremehkan orang lain.

kelinci yang sehat dapat dilihat dari tingkah lakunya
kelinci yang sehat dapat dilihat dari tingkah lakunya

Percaya atau tidak itu terserah kita, Namun waktu dan pengalaman lah yang membuktikan itu semua. Untuk mengetahui lebih banyak lagi dan detailnya bisa menghubungi Bpk Mutasim Fakkih di nomor  0818930092 dan bisa mengunjungi alamat websitenya :  www.prestasikelinci.wordpress.com dengan alamat email : si_prestasi@yahoo.co.id

4 thoughts on “PSIKOLOGI TERNAK KELINCI

  1. Sangat – sangat memotivasi. Apapun usaha kita, perilaku kita sangat menentukan baik buruk hasilnya. Nice artikel. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s