INVESTASI TERNAK KELINCI HIAS

Pendahuluan

Saat ini kelinci hias sudah menjadi primadona hewan kesayangan di berbagai daerah di Indonesia. Banyak dari kalangan penggemar kelinci hias sengaja mendatangkan kelinci kesayangannya  dari luar kota maupun luar pulau bahkan dari luar negeri. Dari situ mulailah kelinci hias dikembangkan dan ternyata mendatangkan sambutan yang luar biasa dari berbagai kalangan. Banyak peternak kelinci hias yang kewalahan memenuhi permintaan pasar dikarenakan jenis kelinci hias yang beraneka ragam dan jumlah stock yang terbatas.Oleh karena itu, Kami membuka kerjasama sistem bagi hasil untuk mengembangkan kelinci hias di Madiun dan sekitarnya. Adapun Standart  Operating  Procedure ( SOP ) adalah sebagai berikut :

Baca lebih lanjut

Iklan

DICARI !!! MITRA KERJASAMA UNTUK PENGEMBANGAN KELINCI PEDAGING

BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Kehabisan bahan baku daging kelinci…Itulah alasan yang sering di lontarkan oleh para pedagang olahan daging kelinci ketika ditanya kenapa tidak jualan lagi, ironis bukan ? Disaat olahan daging kelinci menjadi menu special di restoran, hotel, rumah makan maupun di tempat-tempat wisata tertentu yang sangat di gemari dan diburu oleh masyarakat berbagai kalangan ternyata bahan baku dari daging kelinci tersebut masih jauh dari kata cukup untuk mencukupi permintaan pasar.

Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan produksi daging kelinci dari mulai mendatangkan kelinci pedaging  unggul dari luar negeri ( yang produksi dagingnya bisa 2x sampai 3x lipat dari kelinci local Indonesia ), memperbanyak indukan yang produktif, mencetak peternak kelinci handal hingga tidak menjual kelinci anakan ( karena banyak kelinci yang mati apabila dijual anakan dan tentunya menghentikan regenerasi dan menghambat produksi indukan berikutnya ).

Perlu adanya kerjasama berbagai pihak untuk mengatasi masalah ini. Maka dari itu kami selaku Pemberdaya Kelinci menawarkan kepada Bapak / Ibu untuk bekerja sama dengan Kebun Kelinci mengembangkan perkelincian Indonesia dengan sistem bagi hasil.

B.Tujuan Baca lebih lanjut