JENIS KELINCI APA YANG COCOK UNTUK PEDAGING ?

karkas daging kelinci
karkas daging kelinci

Banyak peternak kelinci pemula menelan mentah-mentah informasi yang beredar terutama di dunia maya tentang budidaya kelinci pedaging. Ada yang beranggapan bahwa ternak kelinci pedaging yang penting besar supaya cepat besar dan cepat panen maka dipilihlah kelinci jenis Flamish Giant sebagai salah satu kelinci yang akan dikembangkan, Ada juga yang beranggapan bahwa kelinci lokal lah yang cocok dikembangkan untuk diambil dagingnya karena daya tahannya yang kuat dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit seperti jenis lainnya bahkan ada juga yang “ngawur” bahwa semua jenis kelinci bisa digunakan untuk diambil dagingnya maka dipilihlah semua jenis kelinci hias supaya si peternak tidak bosan dengan satu jenis kelinci.

Memang anggapan – anggapan tersebut tidaklah mutlak salah namun menurut saya hal tersebut KURANG TEPAT karena :

  1. Sebagai peternak seharusnya sudah tau kemana kita akan MENJUAL hasil ternakan kita, apakah dijual ke pengepul kelinci, dijual ke pengusaha kuliner/rumah makan kelinci atau dagingnya diolah sendiri untuk dijadikan produk olahan setengah jadi. Hal tersebut sangatlah penting agar kita tidak salah menentukan jenis kelinci yang akan kita budidayakan. Para pedagang sate kelinci tidak mau membeli kelinci jenis Flamish Giant karena persentase dagingnya hanya 40 % dari total berat badan dan lebih tertarik dengan jenis New Zeland White karena persentase dagingnya bisa mencapai 60 % dari total berat badannya. Pedagang rica-rica kelinci tentu lebih memilih kelinci jenis lokal karena harganya bisa lebih murah dari jenis kelinci lain meskipun daging kelinci jenis lain lebih banyak .
  2. Biaya operasional dalam beternak kelinci memang dapat kita modifikasi dengan berbagai cara tapi intinya tetap sama yaitu agar biayanya lebih rendah dari harga jual. Kalau biaya operasionalnya lebih tinggi dari harga jual sudah dipastikan bahwa peternakan RUGI dan kalau dibiarkan terus menerus pasti BANGKRUT. Seperti kelinci lokal yang pakannya diberi pakan pellet jelas namanya PEMBOROSAN karena pertumbuhan kelinci lokal tidak akan semaksimal kelinci jenis New Zeland White maupun jenis kelinci pedaging besar lainnya.
kelinci yang digunakan untuk bahan baku abon adalah kelinci yang persentase dagingnya banyak
kelinci yang digunakan untuk bahan baku abon adalah kelinci yang persentase dagingnya banyak
rica rica menggunakan kelinci lokal karena harganya murah
rica rica menggunakan kelinci lokal karena harganya murah
pedagang sate kelinci jelas memilih kelinci jenis new zeland white sebagai bahan baku daging kelincinya
pedagang sate kelinci jelas memilih kelinci jenis new zeland white sebagai bahan baku daging kelincinya

Lalu jenis kelinci apa yang baiknya digunakan untuk peternakan kelinci pedaging ?

Jenis kelinci New Zeland White menjadi kelinci yang sangat cocok dikembangkan di Indonesia. Dengan berat indukan 3-4 kg memungkinkan anakkannya nanti dipanen saat berusia 4 bulan dengan berat hidup rata-rata 2,5 kg. Namun jika tidak mendapatkan kelinci jenis New Zeland White bisa juga menggunakan kelinci yang sudah beredar di berbagai wilayah Indonesia dengan syarat berat hidup indukan 3-4 kg, apapun jenisnya ( selain Flamish Giant ) yang penting saat dipanen nanti mendapatkan persentase karkas 60 % dari total berat hidupnya ( min 50 % ).

Sekian penjelasan dari saya, semoga dapat membantu teman-teman dalam mengembangkan kelinci pedaging di daerah masing-masing.

Terima kasih dan semoga sukses.

4 thoughts on “JENIS KELINCI APA YANG COCOK UNTUK PEDAGING ?

  1. ok juga,,, saya bisa gabung kan ?? mau tau alamatnya,,, kalo saya madiun selatan,,tepatnya desa kradinan kec dolopo,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s